Sekjen ARSSI: Rumah Sakit Swasta Ingin Bekerjasama dengan BPJS Kesehatan

Sekjen ARSSI: Rumah Sakit Swasta Ingin Bekerjasama dengan BPJS Kesehatan

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia (ARSSI) drg. Iing Ichsan Hanafi mengatakan, sebagian besar rumah sakit swasta di Indonesia menginginkan bekerjasama dengan BPJS Kesehatan dalam program jaminan kesehatan nasional (JKN).  

“Kita rumah sakit swasta seluruh Indonesia sekitar 1500-an, sebetulnya ingin bekerjasama dengan BPJS,” ucapnya, dalam acara diskusi media Testimoni Kesehatan dan Fasilitas Kesehatan di media centre BPJS Kesehatan, Jakarta, Kamis (10/9/2015).

“Mungkin rumah sakit-rumah sakit besar yang konsernnya ke arah tourism dan tidak ingin pasien yang ada di Indonesia ini berobat ke luar negeri saja yang tidak ingin bekerjasama dengan BPJS. Tapi rumah sakit swasta yang lain, ingin bekerjasama dengan BPJS”.  

Dikatakan drg. Ichsan, keinginan rumah sakit untuk bekerjasama dengan BPJS dalam program JKN itu diantaranya terbentur masalah akreditasi. 

“Terus terang bahwa banyak rumah sakit swasta yang belum akreditasi, sedangkan di peraturan pemerintah itu, rumah sakit yang bisa bekerjasama itu harus sudah terakreditasi. Jadi itu juga masih menjadi kendala para rumah sakit swata untuk ikut serta bersama BPJS”. 

Drg. Iing Ichsan Hanafi yang kini menjabat Direktur Utama Rumah Sakit Hermina Daan Mogot, Jakarta,  mengungkapkan, untuk dapat bekerjasama dengan BPJS, pihaknya telah melakukan serangkaian persiapan, diantaranya menetapkan kelas RS dan menyelesaikan proses akreditasi RS. 

Selain itu, RS Hermina juga melakukan sosialisasi kepada tenaga medis mengenai system INA CBG’s meliputi costing, coding, teknologi informasi, clinical pathway.

“Persiapan bekerjasama dengan BPJS awalnya memang agak repot, mengingat kita kan profit. Jadi banyak kebiasaan yang harus di rubah di rumah sakit swasta. Pertama-tama untuk tenaga internnya sendiri harus banyak pelatihan dulu. Jadi dengan INA CBG’s ini harus di training dulu petugas-petugas kita”. 

“Untuk para dokternya juga kita harus melakukan sosialisasi, karena pada tahap awalnya para dokter-dokter khususnya yang spesialis senior itu masih memandang sebelah mata untuk ikutan di program BPJS,” ungkap drg. Iing Ichsan. 

Selain itu, pihaknya juga menyiapkan clinical patway sebagai panduan untuk para dokter atau manajemen untuk memberikan pelayanan kepada para pasien.

drg. Ichsan menambahkan, pengelolaan manajemen rumah sakit yang efisien dan efektif dengan memperhatikan kendala mutu dan kendali biaya adalah salah satu kunci penting. Selain itu, rumah sakit juga harus memberikan pelayanan sesuai standar operasional yang berlaku, menggunakan formularium nasional dalam pemebrian obat kepada pasien, serta melengkapi clinical pathway. (oleh : Dedi Sudiana) sumber: rri.co.id

Bagikan Post

Artikel Terkait

Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar

Kontak

Alamat Hermina Hospital Group--

Jl. Jatinegara Barat No. 126 JJ --
Jakarta 13320 --
Indonesia
Telepon 021-3970-8636
Whatsapp 081316653244
Email arssi.pusat@gmail.com

Google Maps